Lima Tahun Di Bumi Riau

Bandara SSQ II lama, gambar diambil dari susantowibowo.blogspot.com

Bandara SSQ II lama, gambar diambil dari susantowibowo.blogspot.com

10 Mei udah lewat ternyata…

10 Mei merupakan salah satu hari bersejarah dalam hidup saya. 10 Mei 2008, saya pertama kali menginjakkan kaki di Riau. 10 Mei 2008, pertama kalinya saya ketemu dengan Risqon Khasani yang 7 bulan kemudian menjadi suami saya 🙂

Mau flashback dulu ah bentar…

9 Mei 2008, galau segalau2nya seorang anak yang akan terpisah jauh dari orangtuanya, dari keluarganya, dari teman2nya, dari comfort zonenya… Dan malam itu di kamar saya udah siap koper gede dan tas2 tentengan seberat 20 kiloan. Dan saya menangis berduaan dengan ibu saya… (maaf, kayaknya saya ga kuat nyeritain bagian yg ini. Nulisnya aja bikin air mata saya merembes  T_T)

10 Mei 2008, saya dan 5 orang teman saya sama2 berangkat penempatan ke Riau. Masih sama2 blank, ga tau apa yang akan terjadi nantinya :). Kesan pertama begitu nyampe Riau (Pekanbaru), kagum dengan suasananya yg bersih, suka juga ngeliat ornamen melayu di kantor2 pemerintah yg ada disini.

– – –

10 Mei 2009, status saya sudah menikah dengan si mas cakep bernama Risqon Khasani itu, dan kami masih menjalani long distance married. Saya di Dumai dan suami di Pekanbaru 🙂

10 Mei 2010, saya udah pindah ke Pekanbaru, alhamdulillah udah serumah dengan suami, dulu tinggalnya di rumah kontrakan di Jl. Rawa Indah dan pas bulan Mei ini lagi smangat2nya dan riweh2nya SP2010. Kami berdua jd korlap di Kecamatan yg sama 🙂

10 Mei 2011, ehemm lupa nih saya lg ngapain. hehe. yang jelas udah pindah ke rumah baru, saya lupaaa banget lagi sibuk apa 😀

10 Mei 2012, idem sama tahun 2011. Oia, saat itu saya udah punya Alfath. Alfath baru lima bulan lah umurnya, lagi gendut2nya 😀

10 Mei 2013, lagi jenuh banget sama kantor, galau karena mau ditinggal suami MK kluar kota. Apalagi yah? Hihihi

Next time mau bikin cerita cinta ttg awal pertemuan sama si mas ah. Biar terdokumentasi dengan baik 🙂

 

 

 

Kenapa Aku Diuji?

images

QURAN MENJAWAB :

Qs. Al-Ankabut : 2-3 “Apakah manusia itu mengira bahwa mereka dibiarkan (saja) mengatakan:

‘Kami telah beriman, sedang mereka tidak diuji lagi ?

Dan sesungguhnya kami telah menguji orang-orang yang sebelum mereka, maka sesungguhnya Allah mengetahui orang-orang yang benar dan sesungguhnya Dia mengetahui orang-orang yang dusta.

KENAPA AKU TAK MENDAPAT APA YG AKU INGINKAN ?

QUR’AN MENJAWAB :

Qs. Al-Baqarah : 216

“Boleh jadi kamu membenci sesuatu padahal ia amat baik bagimu dan boleh jadi pula kamu menyukai sesuatu padahal ia amat buruk bagimu.

Allah mengetahui sedang kamu tidak mengetahui

KENAPA UJIAN SEBERAT INI ?

QURAN MENJAWAB :

Qs. Al-Baqarah : 286

“Allah tidak membebani seseorang itu melainkan sesuai dengan kesanggupannya.

KENAPA FRUSTASI ?

QURAN MENJAWAB :

Qs. Al-Imran : 139

“Janganlah kamu bersikap lemah, dan janganlah pula kamu bersedih hati, padahal kamulah orang2 yg paling tinggi derajatnya, jika kamu orang2 yg beriman

BAGAIMANA AKU HARUS MENGHADAPINYA ?

QURAN MENJAWAB :

Qs. Al-Baqarah : 45

“Dan mintalah pertolongan (kepada Allah) dengan jalan sabar dan mengerjakan sholat; dan sesungguhnya sholat itu amatlah berat kecuali kepada orang-orang yang khusyuk”

Tiada daya dan kekuatan kecuali atas pertolongan Allah semata.

APA YANG AKU DAPAT ?

QURAN MENJAWAB :

Qs. At-Taubah : 111

“Sesungguhnya Allah telah membeli dari orang2 mu’min, diri, harta mereka dengan memberikan jannah utk mereka”

KEPADA SIAPA AKU BERHARAP ?

QURAN MENJAWAB :

Qs. At-Taubah : 129

“Cukuplah Allah bagiku, tidak ada Tuhan selain dari-Nya.

Hanya kepada-Nya aku bertawakkal.

AKU TAK SANGGUP !!

QURAN MENJAWAB :

Qs. Yusuf : 12

“Dan janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya tiada berputus asa dari rahmat Allah melainkan kaum yg kafir. Smoga Allah mudahkan kita istiqomah di jalan-Nya.

KETIKA Aku ingin Hidup KAYA….aku lupa ,bahwa HIDUP adalah sebuah KEKAYAAN

KETIKA Aku takut MEMBERI….Aku lupa,bahwa semua yang Aku miliki adalah PEMBERIAN

KETIKA Aku ingin jadi yang TERKUAT ….Aku Lupa,bahwa dalam KELEMAHAN Tuhan memberi Aku KEKUATAN.

KETIKA Aku takut RUGI…Aku Lupa bahwa hidupku adalah sebuah KEBERUNTUNGAN karena bisa terlahir sebagai Manusia dan mengenal TUHAN

Ternyata hidup ini sangat INDAH…Jika Kita tahu selalu bersyukur dengan apa yang sudah ada.

Adakalanya yg TERINDAH bukanlah yang TERBAIK…

Yang Sempurna tidak selalu menjanjikan KEBAHAGIAAN….

Jika mampu dan mau menerima semua kekurangan dan kelebihan itulah yang dinamakan “KEBAHAGIAAN ” ?

Apapun masalahmu, jangan pernah menyerah.

Apapun rintanganmu, tetap bertahan. Badai kan berlalu, mentari kan bersinar. Pandang ke atas, berharap pada ALLAH SWT, karena pasti ada jalan keluar.. YAKINI itu dan yang kamu harus ketahui LIFE IS AN ADVENTURE..nikmatilah petualangan nya itu, karena itu merupakan suatu rintangan-rintangan untuk menuju kunci, yakni kunci kebahagiaan…

Semoga Bermanfaat…

Belum ada anak, bukan berarti Allah tidak percaya pada kita…

IMG_20120601_054150

Sering kali kita mendengar dari orang-orang bahkan mencap diri sendiri bahwa Allah belum percaya sama kita, makanya kita belum diberi keturunan. Entah kenapa saya nggak pernah setuju sama kata-kata itu.

Anak, layaknya harta, bisa menjadi fitnah luar biasa bagi orang tuanya. Tentunya kita nggak mau kan memiliki keturunan yg kelak hanya menjadi beban dan fitnah bagi kedua orang tuanya? Makanya, saya memilih untuk mengatakan bahwa masa-masa kita menunggu momongan sebagai masa training dari Allah. Bukan sekedar menjadi orang tua, karena hidup toh terus berjalan dengan atau tanpa adanya keturunan. Tapi masa training kita untuk menjadi yang lebih baik.

Orang lain ada yang diuji dengan keturunan yang banyak, sampai dia sendiri kewalahan. Ada yang diuji dengan langsung hamil begitu menikah. Semuanya ujian. Tidak menjadikan yang satu lebih istimewa dari yang lain. Yang paling istimewa adalah yang berhasil melewati ujian itu dan menjadi manusia yang lebih baik.

Jadi, IMHO (in my humble opinion) tidak ada istilah Allah nggak percaya sama kita. Nabi Zakariya dan Nabi Ibrahim, bahkan mereka, orang-orang paling shalih se-antero jagat pun diuji dengan ujian yang sama dengan kita. Apakah tandanya Allah nggak percaya dengan para Nabi itu?-Shinta Galuh Tryssa-

Bismillah. Menguatkan diri untuk memulai baby program lagi, biar Alfath ga kesepian di rumah 🙂